Difasilitasi Dinsos Karang Taruna Studi Banding ke Malang

0
2490

a-2MALANG.- Lima nominasi Karang Taruna (KT) terbaik di Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan studi banding ke Karang Taruna Pasti Desa Bangelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang selama tiga hari, Jumat-Minggu (7-9/11).

Kelima karang taruna tersebut adalah Karang Taruna Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, Karang Taruna Desa Gebangkulon Kecamatan Gebang, Karang Taruna Desa Slangit Kecamatan Klangenan, Karang Taruna Desa Ciaawi Gajah Kecamatan Beber, dan Karang Taruna Desa Sarwadadi Kecamatan Talun. Kelima karang taruna tersebut bergabung bersama Pengurus Karang Taruna Kabupaten Cirebon bertukar informasi, pengalaman, dan wawasan praktek “kekarantarunaan” di Desa Bangelan Kabupaten Malang.

“Kami mengapresiasi Dinas Sosial Kabupaten Cirebon yang telah memfasilitasi kegiatan studi banding sebagai bentuk strategi optimalisasi peran dan fungsi karang taruna sebagai wadah pengembangan dan pemberdayaan para pemuda di desa maupun kelurahan dalam turut serta menekan angka penyandang masalah kesejahteraan social,” kata Ketua Karang Taruna Kabupaten Cirebon, Raji Supriyadi, Jumat (7/11) di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Malang.

Menurut Raji, dalam studi banding kali ini pihaknya membentuk tiga kelompok untuk mengkaji lokasi studi banding, yakni tentang kelembagaan dan organisasi, usaha ekonomi produktif (UEP) dan kemitraan serta usaha kesejahteraan social (UKS) yang dilaksanakan Karang Taruna di Desa Bangelan.

 

Anggaran Minim

Sementara itu, Kabid Pembinaan Sosial (Binsos) Dinas Sosial Kabupaten Malang saat menerima kunjungan kerja pengurus Karang Taruna Kabupaten Cirebon di ruang rapat Kantor Dinas Sosial Kabupaten Malang, Jumat (7/11), Yunus, mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Malang hanya memberikan bantuan kepada Karang Taruna se Kabupaten Malang dengan anggaran Rp30 juta dalam satu tahun untuk kegiatan Karang Taruna desa yang jumlahnya mencapai 396 desa

“Tahun anggaran 2014, Pemerintah Daerah Kabupaten Malang memberikan anggaran Rp30 juta kepada Karang Taruna desa se Kabupaten Malang,” kata Yunus.

Yunus menjelaskan, teknis penerimaan bantuan tersebut berdasarkan proposal yang masuk ke Pemerintah Daerah Kabupaten Malang melalui Kantor Dinas Sosial Kabupaten Malang sebagai pembina teknis Karang Taruna.

“Teknis pelaksanaannya, karang taruna desa kami minta untuk menyerahkan proposal kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan di tempatnya masing-masing,” kata Yunus.

Diceritakan Yunus, sebenarnya kepengurusan Karang Taruna tingkat Kabupaten Malang baru terbentuk satu tahun yang lalu, itupun setelah dirinya menjabat sebagai Kabid Binsos yang sebelumnya bekerja di Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Malang.

“Setelah saya pindah ke Dinas Sosial, Pak Bupati memeritahkan untuk segera membentuk kepengurusan KT Kabupaten, sejak saat saya meminta kepada kecamatan-kecamatan untuk mengirimkan perwakilannya untuk menggelar Temu Karya Karang Taruna setelah enam tahun fakum,” ujar Yunus.

Sementara itu, Ketua KT Kabupaten Malang, Twi Aji usiai acara kunjungan kerja KT Kabupaten Cirebon mengatakan, setelah terbentuk kepengurusan KT Kabupaten Malang, pihaknya merevitalisasi kepengurusan KT tingkat kecamatan se kab. Malang.

“Setelah kepengurusan kami terbentuk, kepengurusan kecamatam pun secara bertahap kami bentuk kembali,” kata Twi.

Setelah keseluruhan kepengurusan tingkat kecamatan terbentuk, kami membuat program kerja, yang fokus pada kegiatan usaha ekonomi produktif.

“Kami dekati perusahaan-perusahaan untuk melakukan kerjasama dengan tujuan membuat usaha agar KT ada pemasukan untuk kas,” kata Twi.

Setelah KT mempunyai kas,kata Twi, kegiatan UEP dapat dilakukan selain itu untuk kesejahteraan pengurus KT.”Tujuan utamanya adalah untuk keejahteraan pengurus KT,” kata Twi. (KT/CNC)